Electronic Road Pricing (ERP) adalah mekanisme pungutan kepada pengguna jalan saat memasuki kawasan tertentu. Bertujuan untuk mengurangi tingkat kepadatan kendaraan di kawasan itu.
Solusi untuk mengajak warga menggunakan transportasi umum adalah dengan menekan penggunaan kendaraan pribadi. Caranya antara lain memberlakukan pajak tinggi, parkir mahal hingga mekanisme ERP.
Ratna Yunita dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) menuturkan hal itu saat berdiskusi dengan 89.2 FM Green Radio.
Menurut Ratna, warga sebenarnya sah-sah saja memiliki banyak kendaraan pribadi. Namun yang perlu diperhatikan adalah soal penggunaannya. Jangan sampai mereka menggunakan kendaraan itu tanpa batas.
Mekanisme untuk membatasi penggunaan kendaraan pribadi itu sebenarnya sudah ada yang dijalankan dan ada pula yang masih bersifat wacana. Contohnya seperti penerapan pajak progresif, menaikkan tarif parkir di badan jalan, skema 3 in 1, dan ERP adalah cara-cara menekan penggunaan kendaraan pribadi.
Ratna berpendapat bila pengendara mobil bersedia membayar joki 3 in 1 di kawasan Sudirman-Thamrin maka penerapan ERP bisa dianggap lebih positif. Pungutan resmi melalui mekanisme ERP memastikan dana pengguna jalan yang semestinya masuk kantong pribadi joki bisa dimanfaatkan lebih profesional dan bertanggung jawab.
“Diharapkan dana ERP dari publik itu, kembali ke publik dalam bentuk penyediaan sarana prasarana transportasi umum yang lebih baik,” ujar Ratna.
Memang wacana itu sudah ada dalam peraturan daerah DKI, namun harus disempurnakan. Karena untuk mengambil pungutan resmi harus ada payung hukumnya.
Jika mekanisme penekanan penggunaan kendaraan pribadi sudah dijalankan. Maka, langkah berikutnya adalah segera memperbaiki kualitas transportasi umum yang ada. Aman, nyaman, andal dan ekonomis adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar. Tanpa adanya perbaikan itu, maka sulit mengajak warga untuk mengalihkan mereka dari kendaraan pribadai dan mengajak mereka menggunakan transportasi umum yang ada.
sumber : http://www.greenradio.fm/index.php
Tidak ada komentar:
Posting Komentar